Diberdayakan oleh Blogger.

Rabu, 19 Agustus 2015

SEJARAH/RISALAH DESA KARANGBARU, Kec. CIWARU, Kab. KUNINGAN (Lengkap)



SEJARAH/RISALAH DESA KARANGBARU

Pada zaman dahulu sekitar tahun 1850-an nama Desa Karangbaru asal mulanya yaitu Kampung Cimuncang, di kampong tersebut berdiri sebuah Pondok Pesantren yang dipimpin oleh Embah Kyai Hasan Mutoyib dan pada waktu itu juga ada seseorang bernama Ki Akmad yang gagah berani dan sangat ditakuti oleh masyarakat sehingga sering melakukan tindakan-tindakan keras, kejam serta selalu meminta jatah/upeti, melakukan pembakaran-pembakaran rumah warga bagi mereka yang tidak mau menuruti atau mematuhi perintah dan kemauannya.
Akhirnya masyarakat merasa bosan dan merasa terganggu oleh tingkah laku orang tersebut. Pada suatu hari masyarakat dan tokoh-tokoh terkemuka di Kampung Cimuncang itu melakukan perlawanan terhadap Ki Akmad, perlawanan tersebut dipimpin oleh Embah Kyai Hasan Mutoyib dan beberapa tokoh masyarakat lainnya seperti Singa Yuda, Embah Kyai Sayuti, Wangsa Candra dan Bapak Karmu untuk menentang segala perintah dan kemauan Ki Akmad sehingga terjadi perkelahian yang seru antara tokoh masyarakat Cimuncang dan Ki Akmad. Kemudian dalam perkelahian tersebut Ki Akmad kalah dan meninggal dunia disungai Citaal, mayatnya direndam dan digencat oleh batu di sebuah leuwi disungai Citaal sehingga sampai sekarang leuwi tersebut diberi nama Leuwi Akmad.
Setelah Ki Akmad meninggal dunia, Kampung Cimuncang merasa aman lagi tokoh-tokoh yang berkelahi dengan Ki Akmad tadi mengadakan musyawarah dengan warga Kampung Cimuncang untuk merubah nama Cimuncang. Kira-kira tahun 1864 Kampung Cimuncang dirubah menjadi Karangbaru dengan alas an bahwa sudah amannya Kampung Cimuncang dan nama Karangbaru diambil dari kata Karang Anyar yang artinya babak baru atau karang yang baru atau memulai dengan yang baru setelah sekian lama seolah-olah dikuasai oleh Ki Akmad.
Nama Karangbaru sendiri menurut cerita dan ramalan dari pada tokoh masyarakat nantinya akan berubah dari sebuah kampong menjadi suatu desa yang besar sehingga sampai dengan dipekarkan dari Desa Garajati dan didefinitifkan menjadi desa pada tanggal 21 Oktober 1983 yaitu namanya tetap DESA KARANGBARU.  
Adapun alasan masyarakat ingin mempunyai pemerintahan sendiri, yaitu :
a.      Karena penduduk Dusun Karangbaru sudah padat
b.      Sarana dan prasarana sudah cukup memadai untuk mempunyai pemerintahan sendiri
c.       Dari segi luas wilayah dan administrasi lainnya sudah cukup memadai untuk menjadi desa.
Selama berdirinya Desa Karangbaru sudah beberapa Kepala Desa yang menjabat menjadi Kepala Desa yang mana berdasarkan hasil Pemilihan Kepala Desa oleh masyarakat.
Adapun nama-nama Kepala Desa tersebut adalah sebagai berikut.
NO.
NAMA KEPALA DESA (KUWU)
MASA JABATAN
KETERANGAN
1.
H. HALIMI
1983-1989
-
2.
H. HALIMI
1989-1997
-
3.
BEDJO AL WASTIM
Juli 1997-Des 1997
PJS
4.
ROSIDIN
Des 1997-Maret 1997
PJS
5.
H.D. RAHYADI
1998-2006
-
6.
TOHID
2006-2007
PJS
7.
KARTO, SAP
Feb 2007-April 2007
PJS
8.
TOHID
2007-2013
-
9.
KARTO, SAP
Januari 2014-Jun 2014
PJS
10.
S. ADE SUSANTO
2014-2019
-

0 komentar:

Posting Komentar

 

Blogger news

Blogroll

About